Pelatihan Pengembangan Konsultan Manajemen Kesehatan

Materi

Memahami Konsultan &

Kompetensi Dasar Konsultan

Diselenggarakan oleh:

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan

Fakultas Kedokteran – Universitas Gadjah Mada

Website: www.kebijakankesehatanindonesia.net


LATAR BELAKANG

Sektor kesehatan di Indonesia saat ini membutuhkan banyak konsultan manajemen rumahsakit, konsultan mutu pelayanan rumahsakit, konsutlan manajemen program KIA sampai ke sistem pembiayaan. Kebutuhan ini tidak disertai dengan ketersediaan tenaga konsultan yang cukup, dan masih minimnya anggaran untuk konsultan. Oleh karena itu pelatihan ini diselenggarakan agar terjadi keseimbangan yang lebih baik antara kebutuhan dengan ketersediaan konsutan yang bermutu.

Pelatihan ini mempunyai metode on the job-training yang terdiri atas 2 Tahap. Pelatihan tatap muka dan web (Tahap 1) diperuntukkan agar materi dapat dilihat secara keseluruhan. Namun perlu ditekankan bahwa Pelatihan tidaklah cukup. Peserta harus langsung bekerja bersama tim dengan bimbingan konsultan senior untuk mulai melakukan kegiatan. Pelatihan Tahap 1 harus diikuti dengan pendampingan langsung di lembaga klien (Tahap 2). Untuk itu para peserta diharapkan sudah mempunyai Proyek Konsultasi, atau sedang mencari proyek riil.

TUJUAN

Pelatihan ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan kemampuanpara peserta sebagai konsultanmanajemen rumah sakit.

Secara khusus tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan:

  1. Memahami pekerjaan sebagai konsultan;

  2. Memahami kompetensi dasar sebagai konsultan;

  3. Menerapkan pemahaman ini ke dalam kegiatan sebagai konsultan.

JADUAL

Tahap 1: Persiapan Konsultasi

Kegiatan Minggu 1:

Rabu 25 Februari 2015

  1. Memahami peran konsultan, dosen perguruan tinggi, peneliti, dan surveyor dalam manajemen lembaga dan program di sektor kesehatan;
  2. Menyadari kebutuhan dan ketersediaan konsultan dalam manajemen kesehatan;
  3. Melakukan pendalaman mengenai konsep “pakem” dalam pekerjaan sebagai konsultan manajemen.

Sabtu 28 Februari 2015: Pukul 10.00 – 12.00

  1. Memahami kompetensi dasar yang diperlukan sebagai konsultan.
  2. Melakukan identifikasi calon klien atau profil klien.

Kegiatan Minggu 2: Sabtu, 7 Maret 2015, pukul 08.30– 10.00

  1. Menyiapkan “Pakem” sebagai pedoman isi untuk melakukan konsultasi.

Kegiatan Minggu 3: Sabtu, 14 Maret 2015, pukul 10 – 12.00

  1. Kompetensi dalam memahami lingkungan organisasi (Politik, Ekonomi. Sosial, Teknologi, Hukum, Lingkungan)
  2. Kompetensi dalam mengelola hubungan dengan Klien
  3. Kompetensi mengelola proses konsultasi: membentuk hubungan, memberikan hasil konsultasi, dan mengakhiri hubungan kerja. Termasuk ketrampilan menulis.
  4. Kompetensi dalam menggunakan berbagai fasilitas konsultasi
  5. Kompetensi dalam mengelola praktek sebagai konsultan, termasuk hubungan interpersonal

Kegiatan Minggu 4: Sabtu 28 Maret 2015, pukul 10.00 – 12.00

  1. Ketajaman dan pemahaman mengenai business
  2. Manajemen Proyek
  3. Pengembangan pribadi dan professional
  4. Cara berfikir proaktif dan analitis
  5. Inteligensia emosional
  6. Komunikasi efektif dan interpersonal
  7. Profesionalisme dan Etika

Kegiatan Minggu 5: Sabtu 4 April 2015, pukul 10.00 – 12.00

  1. Menyusun Plan of Action untuk pengembangan tim konsultan.
  2. Memulai kegiatan konsultasi
  3. Sistem Kontrak Kerja.
  4. Diagnosis di lembaga klien
  5. Merencanakan kegiatan
  6. Pelaksanaan kegiatan
  7. Monitoring dan Evaluasi
  8. Mengakhiri

Seluruh materi, video, reportase, dan hasil diskusi pelatihan ini dapat diakses

di website www.kebijakankesehatanindonesia.net

 


 

Tahap 2: Melakukan Pekerjaan Konsultasi

Pembahasan Kasus 1,2,3 dan 5.

 

Skema Kegiatan

PKTahap2a

Tahap 2

PKTahap2b