Tentang PKMK

Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan (PMPK) secara resmi berdiri berdasarkan SK Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada dengan No: UGM/KU/503/UM/01/39 tertanggal 5 Februari 1998. PMPK dibentuk sebagai embrio di dalam Program Pascasarjana Program Studi Magister Manajemen Rumahsakit dan Magister Manajemen Pelayanan Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Di awal tahun 2013, PMPK telah berubah nama menjadi Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) sesuai persetujuan Senat FK UGM dengan No: Senat/027/TL/03/04/03.13 tertanggal 15 Maret 2013.

Mitra kami yang semula terbatas pada institusi pemerintah pun meluas ke institusi swasta bahkan badan-badan internasional. Diversifikasi kegiatan kami diperkaya oleh berbagai penelitian/ konsultasi, pelatihan in-house, penyelenggaraan seminar dan semiloka secara reguler, penerbitan jurnal dan buletin, pengadaan program studi banding ke luar negeri, dan sebagainya.

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan dikelola di bawah pengawasan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Kantor organisasi ini terletak di lingkungan kampus Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada yang memiliki sarana dan prasarana memadai. Struktur organisasi menggunakan model matriks yang merupakan gabungan antara struktur fungsional dan divisional.


Pengembangan strategi dan sistem kontrol mutu dilakukan oleh Sistem Board, yang beranggotakan Resource Person yang berstatus sebagai dosen/ staff pengajar di lingkup UGM. Resource Person juga mengawasi setiap proses penelitian dan konsultasi. Setiap divisi dipimpin oleh seorang Kepala Divisi sekaligus Konsultan Full Timer dibantu oleh satu orang Manajer Divisi. Manajer Divisi merupakan staf operasional yang penuh waktu memberikan dukungan administrasional kepada pada Peneliti dan Konsultan. PKMK merupakan unit di fakultas yang mempunyai tenaga penunjang akademik berupa peneliti dan konsultan.

Organisasi PKMK tidak bertumpu pada dosen, namun lebih pada tenaga konsultan dan peneliti penuh dan paruh waktu. Hal ini untuk menghindari over-commitment dari dosen dan memenuhi harapan masyarakat akan adanya konsultan yang dapat bekerja penuh waktu di luar, tidak terganggu oleh jadual mengajar. Model pengembangan ini dilakukan di berbagai universitas terkemuka seperti Harvard University, London School of Hygiene and Tropical Medicine.

Bagian-bagian yang aktif dalam PKMK antara lain Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Bagian Farmakologi (Kebijakan dan Manajemen Obat), Bagian Keperawatan (Manajemen Keperawatan), Bagian Obstetri dan Ginekologi (Manajemen KIA), dan Bagian Bedah (Manajemen Bencana).

PKMK sudah masuk dalam satu dekade. Catatan periode satu dekade ini mencakup penelitian manajemen dan kebijakan kesehatan, konsultasi, pelatihan-pelatihan, benchmarking, penerbitan buku dan Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan (JMPK yang terakreditasi), mempengaruhi penyusunan kebijakan (PP, Perda dan UU), membantu pengembangan kurikulum di S2 IKM, sampai ke penyediaan dana penelitian S2 dan S3.

Sumber Dana dan Mitra mencakup Pemerintah dari sumber APBN dan APBD; LSM; Perusahaan Swasta, antara lain: PT Askes, Yakes Telkom, RS Swasta. Lembaga Luar negeri/ Donor seperti GTZ, WHO, DFID, EU, ADB, World Bank, BRR, AUSAID, USAID, World Vision, Fidelis, KNCV dan lain-lain.

Secara umum kegiatan yang dilakukan terbagi dalam Divisi Manajemen Rumahsakit, Divisi Kebijakan Kesehatan Publik dan Manajemen, Divisi Manajemen Mutu, dan Divisi Manajemen Bencana.

Penyebaran Ilmu Berbasis Website
Mulai Januari tahun 2013, secara resmi PKMK membuka kegiatan baru berupa: Program Penyebaran Ilmu (Knowledge Dissemination Program). Program ini diselenggarakan menggunakan media elektronik berupa website. Berbagai ilmu pengetahuan di bidang kebijakan kesehatan dan manajemen kesehatan dikelola untuk disebarluaskan kepada seluruh pengguna di Indonesia dan di seluruh dunia melalui jaringan internet.

Website Kebijakan & Manajemen     Website Isu Prioritas
       
kkimrspembiayaan                 bencanakiamutupelayanan 
 
Website Terkait
 
idrcca