Webinar Sehat Jasmani, Tenang Rohani: Mempersiapkan Kesehatan Calon Haji melalui MCU dan Wellness

Kamis, 2 Oktober 2025

Webinar bertema “Sehat Jasmani, Tenang Rohani: Mempersiapkan Kesehatan Calon Haji melalui MCU dan Wellness” menghadirkan kolaborasi antara RS dr. Soesilo Slawi dan PKMK-FKKMK UGM, didukung Pemerintah Kabupaten Tegal, serta berbagai pemangku kepentingan termasuk pelaku industri pariwisata. Acara ini mengupas pentingnya pemeriksaan kesehatan (MCU) dan program kebugaran sebagai inovasi medical wellness, khususnya bagi calon jamaah haji.

Video

Prof. Laksono Trisnantoro menegaskan bahwa persiapan kesehatan calon haji tidak bisa instan, melainkan harus menjadi proses jangka panjang. Dengan masa tunggu keberangkatan yang panjang, menjaga kondisi fisik dan mental sejak dini menjadi kunci agar jamaah mampu menjalankan ibadah haji secara optimal.

 Materi Video

Selanjutnya, Dr. dr. Probosuseno, Sp.PD.K-Ger, FINASIM, SE, MM, AIFO-K membahas pentingnya persiapan kesehatan bagi Muslim yang berencana melakukan ziarah haji serta menyoroti statistik masalah kesehatan yang dihadapi oleh peziarah selama bertahun-tahun, menekankan perlunya pemeriksaan dan persiapan kesehatan menyeluruh, pentingnya kesiapan fisik dan keuangan, serta mahram untuk peziarah wanita. Paparan dr. Probo juga menyentuh tentang peran pemerintah dalam memastikan bahwa hanya mereka yang benar-benar cocok untuk melakukan haji diperbolehkan untuk melakukannya.

Selain itu, persiapan dan pengelolaan kesehatan para peziarah haji, waktu tunggu yang lama merupakan tantangan yang dihadapi para peziarah Indonesia. Disini, perlu mengintegrasikan rekam medis dan program kesehatan ke dalam proses aplikasi haji untuk meningkatkan hasil kesehatan. Perlunya kolaborasi pemangku kepentingan yang lebih baik, termasuk kantor kesehatan dan otoritas agama, untuk mendidik peziarah dan meningkatkan kebugaran dan kesiapan mental mereka untuk perjalanan.

Video

Selanjutnya, pada sesi tanggapan dr.  Teguh Sukma Wibowo, M.M. menyoroti perlunya mendukung inovasi ini, karena banyak peziarah memerlukan evaluasi kesehatan dan menghadapi persyaratan kesehatan yang ketat dari Arab Saudi. Diskusi pada sesi ini juga menyentuh musim haji yang lalu, dengan kekhawatiran yang diangkat tentang kematian terkait kesehatan dan kebutuhan untuk pemeriksaan kesehatan yang lebih baik. dr. Teguh menekankan pentingnya menjaga kesehatan yang baik untuk memastikan peziarah dapat melakukan ziarah dengan benar.

Video

Kemudian dr. Iman Darjito, Sp. PD. membahas proses pemeriksaan kesehatan dan persiapan jamaah haji, dengan fokus pada waktu pemeriksaan medis dan kebutuhan untuk masa persiapan yang lebih lama. dr. Iman setuju bahwa durasi tiga bulan sebelum keberangkatan tidak cukup untuk persiapan yang tepat, dan menyarankan memperpanjang proses penyaringan hingga enam bulan sebelumnya. Pada sesi tersebut juga membahas pentingnya mempromosikan kebiasaan sehat di kalangan calon peziarah dan potensi untuk menggunakan dana dari lembaga pengumpulan haji untuk mendukung mereka yang tidak mampu membayar haji.

Selain menekankan sisi medis, webinar ini juga mendiskusikan integrasi wellness dengan pariwisata kesehatan di Guci. Dalam waktu dekat, Guci Medical Wellness Tourism akan diluncurkan pada 7–8 Oktober, di Kawasan Guci dengan menghadirkan talk show dan beragam paket kesehatan seperti akupunktur hingga aqua fitness.  Menjaga kesehatan adalah bagian dari ibadah. Dengan persiapan yang matang—fisik, mental, dan spiritual—jamaah diharapkan mampu menjalani haji dengan khusyuk, tenang, dan sehat.  (Elisabeth Listyani)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*