PKMK-Yogyakarta. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan seri ketiga webinar refleksi sejarah perjalanan institusi tersebut. Webinar bertajuk “Perjalanan FK-UGM antara tahun 1975 hingga 2000: Sebuah transisi dari sekolah kedokteran di pedalaman menjadi kampus internasional bidang kesehatan”. Webinar tersebut menghadirkan para pelaku sejarah yang secara langsung mengalami proses transformasi lembaga tersebut. Kegiatan ini dipandu oleh Aulia Putri Hijriyah, S. Sej. selaku moderator dan diikuti peserta yang hadir secara langsung di Gedung Litbang FK-KMK UGM dan Zoom Meeting. Webinar ini menjadi ruang refleksi untuk memahami perjalanan panjang FK-UGM dalam membangun pendidikan kedokteran yang bukan hanya berkembang secara akademik, melainkan juga memiliki kontribusi sosial yang kuat bagi masyarakat Indonesia. Diskusi menelusuri bagaimana institusi yang pada awalnya berkembang dalam keterbatasan infrastruktur dan sumber daya mampu bertransformasi menjadi salah satu pusat pendidikan kesehatan yang memiliki reputasi nasional dan internasional.
SDG
Kamis, 5 Maret 2026 – PKMK-Yogyakarta. Berkembangnya sistem manajemen bencana kesehatan di dunia dan Indonesia tidak terlepas dari peran serta akademisi dan peneliti. Pembelajaran dari berbagai kejadian yang telah dialami menjadi kunci penting dalam membentuk dan mempersiapkan sistem yang lebih baik di masa yang akan datang. Akan tetapi, melakukan penelitian manajemen bencana kesehatan bukan suatu hal yang mudah. Adanya keterbatasan dalam metodologi pengambilan data, reliabilitas dan akuntabilitas data di lapangan, dan aksesibilitas terhadap laporan riil di lapangan, menjadikan tantangan tersendiri dalam melakukan analisis ilmiah.
Reportase Kegiatan
PKMK-Yogyakarta. Pelatihan “Pemahaman dan Keterampilan Koding INA-DRG untuk Peningkatan Akurasi Klaim dan Mutu Data Pelayanan Rumah Sakit” diselenggarakan oleh Divisi Manajemen Mutu Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK Universitas Gadjah Mada sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam pengelolaan rekam medis, koding klinis, serta pengajuan klaim dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pelatihan ini menghadirkan dr. Endang Suparniati, M.Kes sebagai narasumber dan dimoderatori oleh Eva Tirtabayu Hasri, S.Kep., MPH., CQIPS dari Divisi Manajemen Mutu PKMK FK-KMK UGM. Kegiatan diikuti oleh 38 peserta dari berbagai rumah sakit dan institusi kesehatan di Indonesia yang terlibat dalam pengelolaan rekam medis dan klaim pelayanan kesehatan.
Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (PKMK FK-KMK UGM) menyelenggarakan Serial Webinar RIBK dengan tema Tantangan Daerah dalam Implementasi RIBK pada Dokumen dan Program Kesehatan Daerah secara daring pada Selasa, 3 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman pemangku kepentingan daerah mengenai tantangan implementasi RIBK dalam dokumen dan program kesehatan daerah.
Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD dalam pengantarnya menyampaikan bahwa konsep mandatory spending (5% APBN atau 10% APBD) selama ini adalah sebuah “kecelakaan sejarah” yang tidak secara otomatis menjamin efisiensi maupun pemerataan layanan kesehatan. Harapan baru terletak pada RIBK yang mengalokasikan anggaran berdasarkan indikator kinerja yang terukur selama 5 tahun (multiyears), bukan sekadar penyerapan anggaran tahunan. Tantangan utamanya adalah perubahan mentalitas birokrasi yang terjamin alokasi dananya menjadi pelaku kesehatan berbasis kinerja.

Divisi Manajemen Mutu Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM menyelenggarakan sesi perdana Mutu Corner bertajuk “Apakah Mutu Hanya Sekadar Konsep atau Cara Kerja?”. Webinar ini menghadirkan dr. Tjahjono Kuntjoro, MPH, DrPH, FISQua, CRP sebagai narasumber dan dimoderatori oleh Andriani Yulianti, MPH. Kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian diskusi serial yang dirancang sebagai ruang refleksi kritis dan praktis untuk mendorong implementasi mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
PKMK-Yogyakarta. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Webinar Bunuh Diri bertajuk “Darurat Bunuh Diri di Indonesia: Refleksi Sosial atau Tanda Sistem Perlindungan yang Gagal?” pada Selasa (3/3/2026) secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh 77 peserta dari berbagai latar belakang profesi dan sektor.

Diskusi diawali dengan paparan pengantar oleh dr. Arida Oetami, M.Kes. yang mengangkat pertanyaan reflektif: apakah bunuh diri murni persoalan personal, atau justru tanda kegagalan sistem sosial? Dalam poin pemantiknya, Arida menyoroti peningkatan kasus bunuh diri dalam beberapa tahun terakhir dan menekankan pentingnya kebijakan publik yang berpihak pada pencegahan. Pihaknya mengajak peserta melihat fenomena ini sebagai alarm sosial yang menuntut respon kolektif, bukan sekadar empati sesaat.
PKMK-Yogya. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Sarasehan Penyelarasan Regulasi Pengembangan Kompetensi bagi Tenaga Kesehatan dengan tema “Menjaga Standar, Menguatkan Implementasi” pada Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini di Auditorium Gedung Tahir Lantai 8 FK-KMK UGM, Yogyakarta, serta diikuti secara luring oleh 46 peserta dan 65 peserta daring melalui Zoom Meeting. Sarasehan ini bertujuan untuk mewujudkan pemahaman bersama serta memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan dalam implementasi regulasi mutu dan akreditasi pelayanan kesehatan secara konsisten dan berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan kompetensi tenaga kesehatan.
PKMK-Yogyakarta. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK-KMK UGM menyelenggarakan kegiatan Webinar Sosialisasi dan Pengenalan Rangkaian Pelatihan Evaluasi Klinis bagi Tenaga Kesehatan yang bertajuk “Kenal Lebih Dekat Piramida Miller dan OBE: Dari MCQ hingga Preceptorship untuk Dosen Siap Cetak Nakes Kompeten”, pada Rabu (11/2/2026). Menghadirkan dua narasumber pakar di bidang OSCE, yaitu dr. Tridjoko Hadianto, DTM&H., M.Kes dan J.M. Metha, Amd.Keb, S.Kep, M.Med.Ed, webinar ini memiliki visi untuk membuka ruang kolaborasi dan kerjasama dengan institusi penyelenggara pendidikan yang bersinergi dalam meningkatkan mutu dan kualitas tenaga kesehatan di Indonesia.
Dahulu dikenal sebagai Arab Health, acara ini telah berkembang menjadi World Health Expo (WHX), yang diselenggarakan di Dubai pada tanggal 9–12 Februari 2026 di Dubai Exhibition Centre, Expo City Dubai. Pindah ke DEC ini sejalan dengan visi Pemerintah Dubai untuk menjadi destinasi utama bagi bisnis global. Lokasi ikonik ini dirancang khusus untuk bisnis global dan kolaborasi. Pindah ke DEC menandai babak baru bagi WHX Dubai.
Selama lebih dari 50 tahun, Arab Health telah menghubungkan profesional kesehatan global di Dubai. Seiring dengan perkembangan pameran kesehatan ini, Arab Health membutuhkan nama yang lebih mencerminkan:
PKMK-Yogya. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK UGM) menyelenggarakan webinar sejarah kesehatan dalam rangka Dies Natalis ke-80 FK-KMK UGM. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dan diikuti oleh peserta dari kalangan dosen, mahasiswa, alumni, praktisi kesehatan, serta masyarakat umum. Webinar mengangkat tema perkembangan departemen-departemen klinis di FK-KMK UGM dalam konteks dinamika kebijakan rumah sakit pendidikan sejak 1970 hingga 2025. Kegiatan ini dipandu oleh Aulia Putri Hijriyah, S. Sej. selaku moderator. Diskusi diarahkan untuk menelusuri relasi historis antara institusi pendidikan kedokteran dan rumah sakit pendidikan, serta bagaimana dinamika kebijakan publik memengaruhi struktur departemen klinis dan pendidikan dokter spesialis.