
PKMK- Yogyakarta. Menyikapi transisi era demografi dengan meningkatnya populasi lansia di tahun 2045, Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan FK-KMK UGM dan KAGAMADOK menyelenggarakan Seminar Nasional “Golden Age Innovation: Peluang Bisnis Wellness Lansia di Era Modern” pada hari Sabtu, 7 Februari 2026 sebagai rangkaian dari Annual Scientific Meeting 2026: “Embracing Ageing: Stay Healthy, Sharp, and Productive”.
Kegiatan ini mengundang narasumber dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. selaku Ketua Bali Medical Tourism Association dan dr. Esdras Ardi Pramudita, DFIDN., M.Sc., MHPM., Sp.N., FAAN selaku Direktur Medis RS Panti Rapih. Hadir pula Prof. dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc., Ph.D selaku Guru Besar FK-KMK UGM, dan dipandu oleh Elisabeth Listyani, SE., MM sebagai moderator.

Laksono membuka kegiatan dengan pemaparan pengantar yang menyoroti fenomena penuaan global yang bukan hanya menjadi tantangan sistem kesehatan, melainkan juga membuka peluang ekonomi baru di sektor senior wellness dan senior living. Secara global, beberapa model sudah berkembang, seperti Komune Living & Wellness di Kuala Lumpur, yang menggabungkan co-living, wellness hub, daycare, dan layanan kesehatan dalam satu ekosistem. Sementara di Indonesia sendiri, Bali (senior living terintegrasi) dan Yogyakarta (staycation lansia berbasis personalized care) menjadi salah satu peluang strategis dalam pengembangan medical wellness dalam konteks senior living. Selanjutnya, poin kunci yang menjadi titik kritis dari pengembangan senior living di Indonesia, apakah Indonesia dengan model keluarga tradisional siap menghadapi ledakan populasi lansia dan mampu menopang kebutuhan lansia?

Selanjutnya, dr. I Gede Wiryana Patra Jaya, M.Kes. dalam paparannya mengenai Pengembangan Medical & Wellness Terintegrasi dengan studi kasus senior living di Bali, mengemukakan bahwa penuaan populasi merupakan peluang sekaligus tantangan strategis, khususnya bagi daerah seperti Bali yang memiliki karakter sebagai destinasi wisata dunia sekaligus provinsi dengan populasi lansia yang meningkat. Bali memiliki positioning unik sebagai destinasi global dengan kekayaan budaya dan daya tarik alam. Sadajiwa Senior Living di Bali hadir sebagai model konkret pengembangan senior living berbasis komunitas, yang mengusung nilai kesehatan sebagai hak asasi manusia dan filosofi lokal seperti Tri Hita Karana dan Tat Twam Asi. Model ini menekankan prinsip holistik dan komprehensif, mulai dari pencegahan, promosi kesehatan, perawatan, hingga rehabilitasi. Sadajiwa juga memperlihatkan bagaimana senior living dapat dikembangkan secara inklusif, melibatkan masyarakat lokal lintas latar sosial ekonomi, serta menjangkau klien internasional.

Sementara itu, dr. Esdras Ardi Pramudita, DFIDN., M.Sc., MHPM., Sp.N., FAAN menyoroti dalam konteks Pengembangan Personalized Care di Rumah Sakit Modern, staycation lansia menawarkan layanan menginap bagi lansia sehat dan kooperatif dalam suasana aman, nyaman, dan terpantau medis. Program ini ditawarkan dalam paket harian/mingguan dan ditujukan bagi lansia yang tidak dapat ditinggal sendiri di rumah, ingin berganti suasana, membutuhkan kontrol ke beberapa dokter, atau memerlukan pemantauan pasca rawat inap. Model staycation lansia menjadi contoh konkrit integrasi hospitality, pelayanan medis, dan pendekatan geriatri komprehensif.
Sebagai kesimpulan, ada peluang usaha untuk mengembangkan senior living dengan potensi bertambahnya penduduk lansia, dengan menawarkan program yang menarik dan dipersonalisasi sesuai kebutuhan klien, yang utamanya adalah lansia sehat. Dari sisi sistem pendukung yang dalam hal ini adalah sumber daya manusia multidisiplin (dokter, perawat, fisioterapis, psikolog, nutrisionis, caregiver, hingga terapis spa) perlu adanya sertifikasi yang secara profesional untuk menunjang pengembangan senior living, serta fasilitas yang dirancang untuk ramah lansia dan berorientasi kenyamanan jangka panjang. Dalam konteks ini, rumah sakit atau klinik memiliki peluang besar mengembangkan produk medical wellness tanpa meninggalkan fungsi klinisnya.
Reporter: Firda Alya (PKMK FK-KMK UGM)